Peace, Justice, And Strong Institutions

Peace, Justice, And Strong Institutions Image

Universitas Djuanda (UNIDA) memiliki komitmen kuat untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Tujuan ini berfokus pada upaya membangun masyarakat yang damai, inklusif, dan adil dengan memastikan akses keadilan bagi semua serta memperkuat institusi yang efektif, akuntabel, dan transparan di semua tingkatan. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berlandaskan pada nilai-nilai etika dan keislaman, UNIDA mengambil peran penting dalam menggerakkan perubahan untuk menciptakan tatanan sosial yang lebih baik dan berkelanjutan.

1)      Membangun Generasi yang Menjunjung Tinggi Perdamaian

UNIDA percaya bahwa pendidikan adalah fondasi bagi perdamaian dan keadilan yang berkelanjutan. Melalui kurikulum yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan dialog antarbudaya, UNIDA membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang pentingnya hidup dalam harmoni di tengah keberagaman. Kampus UNIDA menjadi ruang di mana mahasiswa dari berbagai latar belakang dapat belajar bersama dan saling menghormati, menciptakan lingkungan yang inklusif dan damai. Selain itu, UNIDA aktif mempromosikan perdamaian melalui kegiatan diskusi, seminar, dan lokakarya yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan komunitas lokal dalam membahas isu-isu perdamaian dan resolusi konflik. Pendidikan tentang perdamaian ini diharapkan dapat melahirkan generasi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijaksana dalam menjaga keharmonisan sosial di masyarakat.

2)      Pendidikan tentang Hak Asasi Manusia dan Keadilan

Sebagai bagian dari komitmen terhadap SDGs 16, UNIDA mengintegrasikan pendidikan hak asasi manusia (HAM) dan keadilan sosial ke dalam program akademik dan kegiatan kampus. Mahasiswa diajak untuk memahami hak-hak dasar setiap individu dan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif. Dengan mempelajari isu-isu HAM, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat berperan dalam memperjuangkan keadilan bagi semua, terutama bagi kelompok rentan. Melalui program “klinik hukum” dan “pengabdian Masyarakat”, UNIDA juga memberikan akses layanan hukum gratis bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan, terutama mereka yang kurang mampu secara finansial. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa hukum UNIDA untuk terlibat langsung dalam mempraktikkan penegakan keadilan.

3)      Membangun Institusi yang Akuntabel dan Transparan

UNIDA meyakini bahwa kelembagaan yang kuat, akuntabel, dan transparan adalah elemen kunci untuk menciptakan tatanan masyarakat yang berkeadilan. Dalam lingkup internal, UNIDA terus berupaya untuk meningkatkan good governance dalam pengelolaan universitas. Transparansi dalam pengambilan keputusan, akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, serta partisipasi aktif seluruh civitas akademika menjadi fokus utama UNIDA dalam membangun kelembagaan yang tangguh. Sebagai bagian dari inisiatif ini, UNIDA juga mendorong partisipasi mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan dan pengambilan keputusan di tingkat kampus, memberikan mereka kesempatan untuk memahami pentingnya keterbukaan, tanggung jawab, dan integritas dalam memimpin sebuah institusi. Melalui pendidikan dan praktik langsung, mahasiswa dilatih untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu membangun lembaga yang berintegritas.