Gender Equality

Gender Equality Image

Universitas Djuanda (UNIDA) dengan penuh komitmen mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 5 tentag Kesetaraan Gender, yang bertujuan untuk mengakhiri segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan serta mencapai kesetaraan gender dalam segala aspek kehidupan. UNIDA percaya bahwa kesetaraan gender adalah salah satu pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan.

1)    Kesetaraan Akses Pendidikan

Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang inklusif, UNIDA memberikan akses yang sama bagi semua mahasiswa, baik perempuan maupun laki-laki, untuk mengejar pendidikan tinggi tanpa diskriminasi. UNIDA memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki hak dan kesempatan yang setara untuk berkembang melalui pendidikan. Melalui berbagai program beasiswa, khususnya untuk perempuan dari kalangan kurang mampu, UNIDA memberikan dukungan agar perempuan dapat mengenyam pendidikan yang layak dan berperan aktif dalam masyarakat.

2)    Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

UNIDA menempatkan pendidikan sebagai alat penting untuk memberdayakan perempuan. Dengan pendekatan pendidikan berbasis gender, UNIDA berupaya untuk memastikan bahwa perempuan mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengembangkan potensi akademis dan profesional mereka. Selain itu, universitas ini juga mendorong mahasiswi untuk terlibat aktif dalam berbagai organisasi kampus, kepemimpinan, dan kegiatan kewirausahaan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan keterampilan kepemimpinan yang akan berguna dalam menghadapi dunia kerja dan masyarakat.

3)    Peran Aktif dalam Pengabdian Masyarakat

UNIDA melalui program pengabdian masyarakat aktif dalam upaya memberdayakan perempuan di lingkungan sekitar kampus. Berbagai program pelatihan keterampilan, kewirausahaan, serta pengelolaan ekonomi keluarga ditujukan bagi perempuan di pedesaan dan komunitas kurang beruntung. Dengan memberikan pelatihan yang relevan, UNIDA membantu perempuan untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan memiliki peran yang lebih kuat dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

4)    Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Berbasis Gender

Sebagai institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika, UNIDA berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan serta pelecehan berbasis gender. UNIDA secara tegas menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, baik secara fisik, psikologis, maupun seksual. Melalui kebijakan “zero tolerance” terhadap pelecehan dan diskriminasi, UNIDA berupaya menjaga integritas dan kesejahteraan seluruh warga kampus. Selain itu, UNIDA juga menyediakan layanan konseling dan pendampingan bagi mereka yang menjadi korban kekerasan atau pelecehan.

5)    Pengarusutamaan Gender dalam Kebijakan Kampus

Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan kesetaraan gender secara menyeluruh, UNIDA mengintegrasikan prinsip “pengarusutamaan gender” dalam setiap kebijakan dan praktik institusionalnya. Ini termasuk memastikan bahwa kebijakan perekrutan dan pengembangan karir di kampus memberikan peluang yang setara bagi perempuan dan laki-laki. Dalam hal pengembangan sumber daya manusia, UNIDA mendorong partisipasi perempuan dalam posisi kepemimpinan, baik di kalangan staf pengajar maupun tenaga administratif.

6)    Inklusi Gender dalam Kurikulum

Kesadaran tentang pentingnya kesetaraan gender juga diintegrasikan ke dalam kurikulum UNIDA. Melalui berbagai mata kuliah, seminar, dan diskusi, mahasiswa didorong untuk memahami isu-isu gender dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. Pendidikan ini bertujuan untuk menciptakan pemahaman yang lebih mendalam tentang hak-hak asasi manusia dan pentingnya kesetaraan gender dalam pembangunan masyarakat yang adil dan berkelanjutan.

7)    Kemitraan untuk Kesetaraan Gender

UNIDA membangun kemitraan dengan berbagai lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan organisasi internasional dalam upaya untuk memperkuat advokasi dan program-program yang mendukung kesetaraan gender. Kolaborasi ini mencakup program peningkatan kapasitas perempuan, kampanye anti-kekerasan, dan inisiatif pemberdayaan ekonomi bagi perempuan. Dengan kerjasama ini, UNIDA berupaya memperluas dampak dari inisiatif kesetaraan gender yang tidak hanya dirasakan di dalam kampus, tetapi juga di masyarakat luas.

8)    Mendorong Perempuan dalam Sains dan Teknologi

UNIDA juga secara aktif mendorong perempuan untuk terlibat dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), yang selama ini cenderung didominasi oleh laki-laki. Melalui berbagai inisiatif, UNIDA berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberdayakan perempuan untuk berkarier di bidang yang dianggap krusial bagi masa depan teknologi dan inovasi. Dengan memberikan kesempatan dan dukungan yang setara, UNIDA berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi perempuan yang berperan aktif dalam menciptakan terobosan-terobosan teknologi masa depan.

 

Melalui berbagai inisiatif ini, Universitas Djuanda berkomitmen untuk menjadikan kampus sebagai agen perubahan dalam mencapai kesetaraan gender yang berkelanjutan. Dengan memberdayakan perempuan melalui pendidikan, pelatihan, dan kepemimpinan, UNIDA berusaha menciptakan dunia yang lebih adil, inklusif, dan setara bagi semua.