Sebagai bagian dari komitmen global untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Universitas Djuanda (UNIDA) mengambil peran aktif dalam mendukung pengentasan kemiskinan. SDGs ini bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuknya di seluruh dunia pada tahun 2030. UNIDA percaya bahwa pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan, dan dengan itu, universitas berusaha menjadi garda terdepan dalam menciptakan perubahan nyata.
1) Pendidikan Inklusif dan Akses Terjangkau
UNIDA berkomitmen memberikan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi semua, terutama bagi masyarakat dari latar belakang ekonomi lemah. Melalui program beasiswa, UNIDA secara konsisten memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang berprestasi namun kurang mampu secara finansial untuk mengenyam pendidikan tinggi. Dengan pendidikan yang lebih baik, mahasiswa diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengangkat diri dan keluarganya dari kemiskinan.
2) Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pengabdian
Salah satu implementasi nyata SDGs 1 di UNIDA adalah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis desa. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, dosen dan mahasiswa UNIDA berkolaborasi dalam program pemberdayaan ekonomi lokal, seperti pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha kecil dan menengah, serta pendampingan dalam pengelolaan keuangan. Program ini bertujuan membantu masyarakat sekitar kampus meningkatkan kapasitas ekonomi mereka dan menciptakan kemandirian finansial.
3) Kewirausahaan Sosial untuk Peningkatan Ekonomi
UNIDA juga berfokus pada pengembangan kewirausahaan yang dapat memberikan dampak langsung pada pengentasan kemiskinan. Melalui inkubator bisnis yang dibentuk di lingkungan kampus, mahasiswa didorong untuk menciptakan inovasi bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat miskin. Dengan pendekatan ini, UNIDA menanamkan semangat kewirausahaan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab sosial.
4) Kolaborasi dengan Pemerintah dan Industri
Dalam mencapai tujuan pengentasan kemiskinan, UNIDA membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, industri, dan organisasi non-profit. Kolaborasi ini mencakup program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan, pembangunan infrastruktur desa, dan peningkatan akses pasar bagi produk lokal. Melalui jaringan kemitraan ini, UNIDA berharap dapat mempercepat peningkatan ekonomi di tingkat lokal dan mengurangi tingkat kemiskinan di wilayah-wilayah sekitarnya.
5) Inovasi dalam Penelitian untuk Pemberdayaan Ekonomi
Sebagai institusi berbasis riset, UNIDA juga aktif dalam melakukan penelitian yang berfokus pada solusi-solusi inovatif untuk pengentasan kemiskinan. Penelitian dalam bidang pertanian berkelanjutan, misalnya, menjadi salah satu upaya universitas dalam membantu petani lokal meningkatkan hasil produksi serta pendapatan mereka. Selain itu, penelitian di bidang keuangan inklusif juga dikembangkan untuk membantu masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan.
Melalui pendekatan terpadu ini, Universitas Djuanda meyakini bahwa pengentasan kemiskinan dapat dicapai secara lebih efektif. Dengan sinergi antara pendidikan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat, UNIDA ingin memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari kemiskinan.